William Shakespeare secara luas dianggap sebagai penulis drama berbahasa Inggris terhebat dan dramawan termahsyur di dunia. Ia sering disebut sebagai penyair nasional Inggris dan dijuluki "Pujangga dari Avon". Karya-karyanya yang masih ada, termasuk karya kolaborasi, terdiri dari sekitar 39 drama, 154 soneta, dua sajak naratif, dan sejumlah syair lainnya, beberapa di antaranya dengan kepenulisan yang diperdebatkan. Dramanya telah diterjemahkan ke dalam setiap bahasa hidup dan dipentaskan di panggung lebih sering daripada penulis drama lainnya.
Selama lebih dari dua dekade berkarya, William Shakespeare telah menulis sebanyak 37 naskah pertunjukan, termasuk yang paling terkenal sepanjang masa, kisah Romeo dan Juliet.
Karya-karya awal William Shakespeare di antaranya Henry IV yang dibagi dalam tiga bagian, Richard II dan Henry V yang mendramatisasi kisah penguasa. William Shakespeare juga menulis karya komedi seperti A Midsummer Night's Dream, Merchant of Venice, Much Ado About Nothing, The As You Like It dan Twelfth Night. Drama lain yang ditulis Shakespeare sebelum tahun 1600 termasuk Titus Andronicus, The Comedy of Errors, The Two Gentlemen of Verona, The Taming of the Shrew, Love's Labour Lost, King John dan The Merry Wives of Windsor. Setelah tahun 1600, William Shakespeare mulai lebih banyak menulis cerita bertema tragedi, di antaranya Hamlet, Othello, King Lear dan Macbeth.
Di periode akhir karyanya, dia masih banyak menuliskan tema tragedi komedi seperti Cymbeline, The Winter's Tale dan The Tempest. Karya-karya ini tidak sesuram karya tragedi yang ditulis sebelumnya. Drama lain yang ditulis Shakespeare selama periode ini adalah All’s Well That Ends Well, Measure for Measure, Timon of Athens, Coriolanus, Pericles dan Henry VIII. Tak hanya menulis untuk drama pertunjukan, William Shakespeare juga tak jarang menulis puisi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar